Beggar’s Chicken: Kelezatan Legendaris yang Tersembunyi di Balik Tanah Liat
Dalam khazanah kuliner Tiongkok, Beggar’s Chicken atau Jia Hua Ji (叫化鸡) adalah hidangan yang memadukan teknik memasak kuno dengan cita rasa yang luar biasa mewah. Berasal dari provinsi Jiangsu, ayam ini dikenal karena metode memasaknya yang unik: dibungkus rapat dengan daun teratai dan dilapisi tanah liat sebelum dipanggang perlahan di atas api.
Legenda Sang Pengemis
Asal-usul hidangan ini bermula dari sebuah cerita rakyat yang menyentuh di masa Dinasti Qing. Konon, seorang pengemis kelaparan mencuri seekor ayam dari sebuah desa. Karena tidak memiliki alat masak atau tungku, ia membungkus ayam tersebut dengan daun teratai dan melapisinya dengan lumpur sungai, lalu menguburnya di dalam api unggun agar tidak ketahuan.
Saat tanah liat itu mengeras dan pecah, aroma harum yang luar biasa keluar. Kebetulan, seorang pejabat (beberapa versi menyebutkan Kaisar Qianlong) lewat dan mencicipinya. Ia begitu terpukau oleh kelembutan dagingnya smokey ribs sehingga hidangan ini pun masuk ke dalam menu kekaisaran dan menjadi salah satu hidangan paling bergengsi hingga saat ini.
Proses Memasak yang Rumit
Meskipun namanya terkesan sederhana, pembuatan Beggar’s Chicken di restoran modern tahun 2025 memerlukan keahlian tinggi. Prosesnya meliputi beberapa tahap penting:
- Marinasi: Ayam utuh biasanya dimarinasi dengan campuran kecap asin, minyak wijen, jahe, bawang putih, dan bubuk lima rempah (five-spice powder).
- Isian: Bagian dalam ayam sering kali diisi dengan bahan premium seperti jamur shiitake, sosis Tiongkok, udang kering, atau rebung untuk menambah kedalaman rasa.
- Pembungkusan: Ayam dibungkus erat dengan daun teratai besar yang memberikan aroma teh yang khas. Setelah itu, bungkusan dilapisi dengan tanah liat khusus atau adonan tepung tebal untuk menciptakan segel kedap udara.
- Pemanggangan: Ayam dipanggang selama 4 hingga 6 jam. Teknik ini memungkinkan ayam “terkukus” dalam sari patinya sendiri, menghasilkan daging yang sangat empuk hingga lepas dari tulangnya hanya dengan sentuhan garpu.
Pengalaman Sensorik
Momen paling berkesan saat memesan Beggar’s Chicken adalah saat penyajian. Biasanya, pelanggan diberikan palu kecil untuk memecahkan cangkang tanah liat yang keras. Saat cangkang pecah dan daun teratai dibuka, uap harum yang kaya akan rempah dan aroma tanah akan memenuhi ruangan.
Bagi pecinta kuliner yang ingin mencoba membuat versi rumahan yang lebih praktis (menggunakan kertas aluminium sebagai pengganti tanah liat), Anda dapat melihat panduan resep di The Woks of Life. Jika Anda berencana mengunjungi restoran autentik di Tiongkok atau Hong Kong, pastikan untuk melakukan reservasi melalui platform seperti TripAdvisor karena hidangan ini membutuhkan waktu persiapan yang lama.
Beggar’s Chicken adalah pengingat bahwa kelezatan sejati sering kali datang dari kesederhanaan dan inovasi di masa sulit, yang kini menjelma menjadi mahakarya kuliner yang diakui dunia.
